ULASAN FILM "SHATTERED GLASS : SANG JURNALIS PENDONGENG"

 


Shattered Glass yaitu sebuah film yang memiliki tema jurnalistik, film ini diangkat dari sebuah kisah nyata yang terjadi dimajalah New Repunlic. New Republic  yaitu sebuah koran yang sangat terkenal di new york, korang ini selalu membahas mengenai politik, film ini berpusatpada masalah yang terjadi pada koran New Republic ditahun 1998. Jurnalis tersebut memiliki umur rata-rata 26 tahun. Didalam film jurnalis yang dibahas adalah Stephen Glass. Stephen Glass adalah seorang jurnalis yang sangat cerdas, memiliki pembahasan yang menarik dan hasil karyanya sangat banyak digemari pembaca.

Awal mula film ini menceriakan bahwa banyak wartawan yang suka membual atau mengarang hasil karyanya dan sehingga banyak dipercayai dan menjadi terkenal. Menurut Stephen Glass berita politik tidak selalu menjadi berita yang mengenakan. Bagi Stephen Glass menjadi seorang jurnais adalah memahami tingkah laku seseorang, dan menjadi seorang jurnalis harus memahami kita menulis berita untuk siapa, dibaca siapa. 

Stephen Glass menulis berita atau sebuah artikel tentang partisipasi disebuah rapat partai republik dan kemudian ada editor yang menemukan bahwa cerita didalam artikel tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. kemudian Stephen Glass mengklaim bahwa dirinya salah dan keliru dalam menyampaikan berita tersebut. Suatu hari bos New Republick yang pemarah memerintah beberapa bawahanya untuk memeriksa artikel yang ditulis para jurnalis. pemeriksaat artikel tersebut berujuan untuk memeriksa apakah artikel tersebut sesuai dengan eyd atau tidak.


Pada suatu hari kemudian Stephen Glass menceritakan tulisanya terbaru mengenai Restil, seorang hacker yang berhasil membobol sistem keamanan sebuah perusahan software terkenal. kemudian Stephen Glass menceritakan tulisan tersebut bahwa dirinya menghadiri acara tersebut, dan dia menceritakan bagaimana hacker tersebut memilta imbalan pada perusahan yang dibobol tersebut. dan kemudian artikel ini diterbitkan oleh salah satu majalah, tetapi ada fakta menarik tentang artikel tersebut, ternyata ditemukan anyak sekali ketidak sesuaian dan kejanggalan pada tulisan tersebut.

Editor baru mendapat kabar dari majalah penerbit artikel tersebut dan merasa bingung dengan tulisan Glass. kemudian editor tersebut membuktikan sendiri bahwa tulisan Glass tersebut sebuah kebenaran. pada saat pembuktian Glass selalu memutar balikan fakta. Stephen Glass kemudian meminta pembelaan dari teman-temannya. Editor tersebut tetap mencari kebenaran. dan pada akhirnya terungkap bahwa tulisan tersebut hanyalah karangan sendiri. kemudian disini Stephen Glass akan dipecat tetapi atasan tidak mengiinkan Glass untuk dipecat karena mendapat dukungan dari penggemarnya. 

Walaupun begitu editor baru akan tetap memecat Stephen Glass dengan cara meyakinkan para staf lainya. editor tersebut menyebut semua karya Stephen Glass hanyalah sebuah karangan dan semua staf percaya dan mendukung untuk pemecatan Stephen Glass.


Oleh : YOGI ARGA JALU PRATAMA_A310190124

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UAS BAHASA JURNALSTIK 7A : KEUNIKAN CANDI PLAOSAN RAKAI PIKATAN

UTS ARTIKEL JURNALISTIK 7A : MELONJAKNYA HARGA SAPI DI PASAR BEKONANG MENJELANG TAHUN BARU